MISTERI 2012

Lapan telah memperkirakan puncak aktivitas matahari terjadi pada 2012 hingga 2015. Pada puncak siklus itu aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari. Disinggung seberapa besar volume partikel berenergi tinggi atau ledakan yang terjadi, belum bisa dipastikan terkait berapa lama dan kapan terjadinya.

perempuan bugil di depan Kampus UK Petra

Seorang perempuan bugil di depan Kampus UK Petra, kawasan Siwalankerto, Surabaya, tertangkap kamera ponsel. Wanita berkulit putih mulus yang diduga seorang mahasiswi tersebut motifnya sampai telanjang belum diketahui pasti. Foto bugil yang menggegerkan sebut beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM), Selasa (8/3/2011). Sang pemotret wanita itu mengabadikan kejadian dari balik jendela mobil.

Kode 666 Dalam Microchip Mondex

Microchip Mondex yang tertanam dalam tubuh manusia menyimpan kode 666. Mereka yang memakai microchip ini mendapat fasilitas khusus. Mereka tinggal meletakkan tangan mereka di atas scanner komputer dan semua transaksi jual beli dapat dilakukan dengan otomatis tanpa menggunakan uang tunai.

Pembuktian Matematis bahwa 2 + 2 = 5

Gue gak nyangka kalo 2 + 2 = 5 itu bisa dibuktiin secara matematis! Selama ini elo setuju kan kalo 2 + 2 itu sama dengan 4? Gue akhirnya nemuin rumus pembuktian untuk hal itu! Percaya gak lo…? Baca aja pelan-pelan dan jangan lupa corat-coret di kertas kalo elo emang penasaran!!

Tipe Wanita Bisa Dilihat Dari Bentuk Payudaranya

Payudara adalah salah satu harta terbesar yang dimiliki oleh seorang wanita karena itu sedapat mungkin seorang wanita merawat dan melindunginya. Namun berdasarkan sebuah Survey, sifat, tipe dan kepribadian seorang wanita dapat dilihat berdasarkan bentuk Payudara yang dimilikinya

Selasa, 17 Mei 2011

BULAN PLANET BUATAN MANUSIA

BULAN PLANET BUATAN MANUSIA
(Epochtimes.co.id)

“Di mata ilmuwan, bulan adalah “makhluk aneh yang serba kebetulan”. Ia aneh, dikarenakan di dalam ilmu astronomi tidak terdapat satelit yang bagaikan bulan dengan perbandingan proporsi volume luar biasa besar, juga tidak terdapat orbit satelit yang berbentuk bulat, kecuali satelit buatan manusia. Ia aneh, karena banyak data dari bulan yang “kebetulan pas” dengan sejumlah rancangan presisi. Misalnya: jarak matahari - bumi, 395 kali jarak bumi - bulan, sedangkan radius matahari “kebetulan” 395 kali radius bulan, sehingga bulan yang dilihat manusia di atas bumi pas sebesar matahari, itulah mengapa ada gerhana bulan total...”

Waktu yang dibutuhkan bulan untuk berputar sekali pada orbitnya juga “kebetulan” sama dengan waktu yang ia butuhkan untuk berevolusi mengelilingi bumi satu kali, maka itu bulan selamanya menghadap ke bumi dengan satu sisi yang sama. Bulan terletak di antara matahari dan bumi, kebetulan dengan sebuah derajat kemiringan tertentu, yang pada malam hari mampu memantulkan sinar matahari itu ke atas bumi untuk menerangi langit manusia di bumi.

Apakah semuanya itu kebetulan yang tidak disengaja? Di dalam mata penjelajah sesungguhnya, di dunia ini tidak ada kebetulan yang tanpa sebab, di balik kebetulan pasti terdapat sumber muasalnya.

20 November 1969, ketika astronot Apollo-12 menggunakan bagian pelontar dari kabin pendarat bulan untuk menubruk permukaan bulan, biro penelitian gempa bumi segera menyampaikan hasil yang mengejutkan yakni:

Ditilik dari getaran gempa, bulan merupakan sebuah benda bulat berbahan logam dengan rongga di tengahnya. Dari penemuan ilmiah ini disimpulkan: bulan adalah hasil ciptaan umat manusia pada zaman prasejarah.

Magnet rendah tanda tengah bulan kosong

Dalam jagad raya, setiap obyek alam semesta pasti memiliki medan magnet, dan melalui penelitian ditemukan, bulan nyaris tidak memiliki medan magnet. Para ilmuwan berasumsi medan magnet bumi berasal dari inti bumi yang terletak di kedalaman bumi.


Inti bumi terdiri atas inti dalam dan inti luar. Inti dalam merupakan zat padat, inti luar zat cair. Angka rekatnya (viskositas) sangat kecil. Ia dapat bergulir dengan cepat, menimbulkan arus induksi, sehingga menimbulkan medan magnet.

Kekuatan medan magnet bumi antara 0,35-0,7 Oersted (satuan ukuran magnet, diambil dari fisikawan Denmark Hans Christian Orsted, 1777-1851), dari sisa alami batu meteorit diperkirakan 0,59 Oersted, karena seluruh obyek alami seperti halnya bumi, bagian dalamnya berisi. Itulah mengapa mereka memiliki medan magnet.

Akan tetapi bulan sama sekali berbeda. Menurut sample bebatuan bulan yang ditambang oleh awak wahana antariksa Apollo, dan berdasarkan pengukuran langsung medan magnet permukaan bulan, taraf kekuatan medan magnet di sekeliling bulan tidak sampai 1/1000 dari kekuatan medan magnet bumi, bulan hampir tidak memiliki medan magnet. Dari situ bisa disimpulkan, bagian dalam bulan bukan seperti inti dalam bumi melainkan kosong.


Percobaan gempa bulan membuktikan bagian tengah bulan adalah kosong. (NEW EPOCH WEEKLY)

Bukti Bulan berongga

Di dalam bukunya yang diterbitkan pada 1976, ilmuwan NASA L.Richard Lewis menulis, kepadatan (densitas) sample batu dari permukaan bulan yang dibawa astronot Apollo-11 dan 12, jika dibandingkan dengan densitas batu di bumi jauh lebih besar. Densitas batu bulan antara 3,2 - 3,4 gram/cm³, densitas batu bumi hanya antara 2,7 - 2,8 gram/cm³.

Akan tetapi, densitas rata-rata bulan 3,33 gr/cm³, sedangkan densitas bumi 5,5 gr/ cm³, nyaris berbeda separuh. Ilmuwan Dr. Harrods Yuri beranggapan hal ini lantaran “titik berat” bulan adalah kosong. Dr. Calkins dari Royal Astronomical Society  - Inggris, di dalam bukunya “Bulan kita” beranggapan, di dalam bulan terdapat lubang kosong dengan volume 14 juta mil³. 

Dr. Solomon dari Massachusetts Institute of Technology melakukan penelitian terhadap titik berat bulan, ia juga menyinggung bagian dalam bulan kemungkinan kosong. Di dalam majalah penelitian berskala internasional Moon, ia menulis: “Sesuai pengamatan ‘alat perputaran orbit bulan’, kami memperoleh wawasan luas berkaitan dengan bulan, terutama di dalam bidang yang berkaitan dengan gaya berat. Bisa juga dikatakan, bagian dalam bulan ada kemungkinan kosong.”

Selapis kerak sangat keras

Ilmuwan mengatakan, kawah di permukaan bulan terbentuk oleh benturan batu meteorit dan komet. Di bumi juga terdapat sejumlah kawah (meteorit). Penelitian menunjukkan, jika sebuah meteorit dengan radius beberapa mil dengan kecepatan 30.000 mil/detik (setara dengan kekuatan 1 juta ton TNT) menubruk bumi atau bulan, kedalaman yang ditimbulkannya seharusnya 4-5 kali lipat radius. Kawah di bumi selalu demikian.

Namun kawah di bulan aneh bin ajaib, seluruh kawah ternyata “sangat dangkal”. Misalnya Kawah Gagarin yakni kawah terdalam di permukaan bulan, hanya sedalam 4 mil. Padahal radiusnya selebar 186 mil. Dari estimasi ilmiah, terlihat jelas apabila dengan radius 186 mil, kedalamannya minimal seharusnya 700 mil, namun realitanya kedalaman Kawah Gagarin hanyalah 12% dari radius meteorit. 

Mengapa bisa demikian?

Para ilmuwan tak mampu menjelaskan fenomena itu, juga tidak melakukan penjelasan, karena mereka di dalam hatinya tahu, begitu dijelaskan maka bisa menggulingkan semua wawasan tentang bulan yang sudah terbentuk.

Para ilmuwan hanya bisa beranggapan, pada kedalaman 4 mil dari permukaan bulan terdapat satu lapis struktur materi yang sangat keras yang tak mampu ditembus meteorit, itulah sebabnya, seluruh kawah sangat dangkal. Maka apakah selapis struktur materi  sangat keras itu? Mengapa bumi atau obyek bulat alami lainnya tidak memiliki materi keras seperti itu? Jangan-jangan itu merupakan kerak luar berbahan logam. 

Tidak mungkin alami eksis

Pada kawah bulan terdapat banyak sekali lahar, ini tidak aneh. Yang ajaib, lahar tersebut mengandung sangat banyak elemen logam langka di bumi seperti: titanium, kromium, itrium dan lain-lain. Logam-logam tersebut semuanya sangat keras, tahan suhu tinggi dan anti karat.

Para ilmuwan memprediksi, jika hendak melebur elemen logam tersebut, minimal harus dengan suhu di atas 2.000° atau 3.000° C. Akan tetapi bulan merupakan sebuah “planet sunyi dan mati” di angkasa, minimal selama 3 miliar tahun ini tidak ada kegiatan gunung berapi. Oleh karena itu di atas bulan bagaimana bisa menghasilkan banyak elemen logam yang membutuhkan temperatur tinggi?

Selain itu, setelah para astronot membawa pulang tanah dan bebatuan bulan sebanyak 380 kg, ternyata ditemukan mengandung besi murni dan titanium murni, yang di alam bebas logam murni tersebut tak bisa terbentuk.

Di alam bebas, logam kebanyakan eksis dalam bentuk oksida dan senyawa lainnya, sedangkan yang eksis dalam bentuk logam murni sangatlah jarang, pada umumnya membutuhkan teknik peleburan canggih barulah logam bisa dijadikan molekul tunggal. Maka, siapa gerangan yang telah merafinat (memurnikan) logam-logam tersebut?

Aroma asap mesiu

Pada 2006, situs NASA mengungkap tanah bulan kelihatan sama normalnya dengan tanah di bumi, tetapi ia bukanlah sesederhana seperti wujudnya. Penelitian astronot membuktikan, debu bulan terbentuk dari banyak macam materi rumit yang bersifat melekat dan memancarkan aroma misterius. Namun beberapa puluh tahun ini, ilmuwan belum juga mengungkap teka-teki aroma yang dipancarkan debu bulan.

Setiap astronot Apollo pasti pernah mencium aroma debu bulan. Mereka tidak mungkin mendekatkan wajahnya ke permukaan bulan. Akan tetapi setiap kali selesai melakukan perjalanan dari bulan, mereka meletakkan debu bulan di dalam kendaraan pendarat. Debu bulan berupa semacam bahan berdaya rekat.  bisa melekat di sepatu, sapu tangan dan semua permukaan benda yang terbuka.

Sebelum kembali memasuki kapsul pendarat bulan, bagaimanapun para astronot dengan kuat mengibaskan debu dari baju mereka, ia masih saja bisa menyelinap ke dalam kabin. Begitu astronot melepas helm dan sarung tangan, mereka lantas mencium “aroma bulan” yang membingungkan.

Gene Cernan, astronot Apollo-17 sewaktu membahas debu bulan mengatakan, “Saya sungguh ingin memberitahu Anda sebuah hal yang mengejutkan, mereka memancarkan semacam aroma asap mesiu!”

Charlie Duke, astronot Apollo-16 mengatakan, “Debu bulan memiliki semacam aroma keras. Saya rasa baunya seperti peluru yang telah ditembakkan.” Jack Schmidt, astronot Apollo-17 mengatakan, “Semua astronot Apollo pernah menembakkan senapan. Maka, ketika mereka membicarakan aroma debu bulan tercium bagai bau mesiu yang ditembakkan, mereka sadar akan kata yang diucapkan.”

Namun yang mengherankan ialah begitu dibawa ke bumi, debu bulan tidak membawa lagi aroma tersebut. Lunar Receiving Laboratory  Johnson Space Center NASA memiliki ratusan kilogram debu bulan. Di sana, ilmuwan menyatakan aroma misterius bulan tersebut sudah sirna.

Jelas, debu bulan dan mesiu bukan satu hal yang sama. Mesiu modern tanpa asap, terbuat dari campuran nitroselulosa dan nitrogliserin. Dalam debu bulan tidak ditemukan bahan organik yang mudah terbakar. Dibakar dengan korek api tidak akan terjadi ledak-an. Maka sebetulnya terbuat dari bahan apakah debu bulan itu?

Realitanya, hampir separuh debu bulan merupakan silika vitreous yang ditimbulkan meteorit ketika menumbuk bulan. Tumbukan tersebut telah berlangsung selama 1 miliar tahun, tanah permukaan telah berubah menjadi silika, bahan yang sama terurai menjadi pecahan. Disamping itu, zat besi, kalsium dan magnesium dari bahan mineral seperti olivin dan piroksen juga kaya debu bulan. Ia sama sekali berbeda dengan mesiu, hingga kini para ilmuwan masih belum mengetahui bagaimana aroma seperti itu timbul. Barangkali suatu hari nanti para ilmuwan bisa menemukan jawabannya dari bulan buatan manusia yang unik tersebut.

Menara misterius

4 Februari 1966, setelah pesawat luar angkasa tak berawak Luna – 9  milik Uni Soviet melakukan  pendaratan di Oceanus Procellarum (Ocean of Storms, sebuah lokasi tepi barat bulan, pada sisi yang berdekatan dengan bumi), telah menjepret dua deret struktur benda berbentuk menara dengan jarak sama.

Dr. Ivanov mengatakan, “Mereka dapat membentuk pantulan cahaya matahari yang keras, mirip dengan tanda di sebelah “landasan pacu”. Dr. Ivanov menghitung berdasarkan panjang bayangan tersebut kira-kira setinggi gedung 15 lantai. Ia menambahkan, “Di sekitar situ tidak terdapat dataran tinggi yang bisa menggelindingkan batu karang ke tempat sekarang yang dapat membentuk deretan geometris.”

20 November 1966, di atas angkasa berjarak 46 km dari  “Lautan Hening” pesawat pengintai US Track II berhasil memotret beberapa struktur benda berbentuk piramida, ilmuwan memprediksi ketinggiannya antara 15-25 meter, juga dengan bentuk deret geometris, selain itu warnanya lebih pudar daripada tanah dan batu karang di sekelilingnya, jelas bukan benda alami.

Apabila struktur benda berbentuk menara yang dapat memantulkan sinar matahari itu dibuat oleh manusia zaman pra sejarah, maka apakah tujuannya?

Gunung berbentuk cincin di permukaan bulan seolah mencatat rahasia kecerdasan khusus. Di dalam proses pelaksanaan perencanaan pendaratan Apollo di bulan, astronot pernah menjepret gunung berbentuk cincin di permukaan bulan. Foto tersebut mengungkap sebuah informasi mengejutkan, di atas gunung cincin tersebut jelas terdapat bekas perubahan sintetis (bukan alami).

Misalnya di bagian dalam gunung gelang itu terdapat sebuah sudut siku yang rapi dengan masing-masing sisi sepanjang 25 km, bersamaan itu di atas tanah dan dinding gunung berbentuk cincin tersebut juga terdapat tanda-tanda bekas perbaikan.   

Sinyal Bulan

Yang membuat para ilmuwan terperanjat, bulan itu tidak bisu. Ia dapat mengirim sinyal. Pada misi penerbangan Apollo-15,  Scott dan Michael Owen sekali lagi menginjakkan kaki di tanah bulan.  Petugas penghubung di atas bumi sangat terkejut mendengar sebuah suara peluit panjang (juga terekam oleh alat perekam).

Seiring dengan perubahan nada di dalam suara peluit itu telah terdengar sebuah “kata” yang diulang-ulang dan terdiri atas 20 huruf. Bahasa asing yang berasal dari bulan itu telah memutus hubungan komunikasi astronot dengan Houston. Kasus ini hingga kini merupakan teka-teki yang belum terungkap.

Apa tujuan Bulan dibuat?

Dari realita tersebut di atas bisa disimpulkan: bulan adalah ciptaan umat manusia dahulu kala. Mengenai bagaimana wujud umat manusia masa silam tersebut, akan kita bahas pada serial berikut.

Manusia zaman sekarang telah meluncurkan banyak satelit, sebagian besar dimanfaatkan untuk kegunaan khusus seperti komunikasi, ramalan cuaca, pengukuran dan lain-lain, dari situ bisa dianalogkan, jika tingkat iptek umat manusia terdahulu lebih maju, dalam hal mencipta satelit berukuran raksasa juga bukan hal yang mustahil lagi. 

Maka untuk apa ada bulan? Ilmuwan Rusia pernah memikirkan mencipta sebidang cermin di ruang angkasa dan menggunakannya untuk memantulkan sinar matahari ke atas bumi agar memberikan cahaya malam hari kepada bumi.

4 Februari 1999, dua astronot dari stasiun ruang angkasa MIR - Rusia melepas bulan buatan secara eksperimensial ke luar angkasa, namun dibandingkan dengan bulan volumenya sangat-sangat kecil dan tidak berarti. (Zhang Jielian/The Epoch Times/whs)

sumber : (Epochtimes.co.id)

Minggu, 15 Mei 2011

Misteri 2012

Badai Matahari yang diperkirakan akan terjadi pada kisaran 2012-2015, dijelaskan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tidak akan menyebabkan “Kiamat” seperti yang menjadi isu selama ini karena effeknya tidak akan mengganggu peradaban manusia secara total, hanya saja effek dari badai matahari itu akan menyebabkan gangguan pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio, sehingga dengan adanya informasi dari pakar ini (LAPAN:red) bisa menepis kekhawatiran yang berlebihan tentang isu akan terjadi kiamat dikarenakan badai matahari.

Posted Image

Dijelaskan, aktivitas matahari yang melontarkan miliaran ton partikel, plasma berenergi tinggi dan radiasi gelombang elektromagnetik, sebenarnya memiliki siklus atau tidak diam. “Ledakan-ledakan matahari bisa sampai ke bumi. Selain itu matahari punya berbagai aktivitas seperti medan magnet, bintik matahari, flare (ledakan matahari), lontaran massa korona, angin surya dan partikel magnetik.

Posted Image

solarinteraction1 Badai Matahari 2012 Tidak Menyebabkan Kiamat.Lapan telah memperkirakan puncak aktivitas matahari terjadi pada 2012 hingga 2015. Pada puncak siklus itu aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari. Disinggung seberapa besar volume partikel berenergi tinggi atau ledakan yang terjadi, belum bisa dipastikan terkait berapa lama dan kapan terjadinya.

Di beberapa belahan dunia, siklus matahari terjadi 11 tahunan dan kini matahari berada pada siklus ke-24. Hal itu pernah menimbulkan dampak serius terhadap sistem jaringan listrik seperti terjadi di Kanada dan Jepang pada tahun 1989 dan di Swedia tahun 2003.
Selain berdampak pada peralatan dan sitem komunikasi, badai matahari juga berkontribusi terhadap perubahan iklim. Sebab jika terjadi peningkatan aktivitas matahari maka mengakibatkan matahari akan memanas. “Suhu bumi akan meningkat tajam dan iklim berubah. Dampak ekstrimnya menyebabkan kemarau panjang. Namun hal itu masih dalam kajian para peneliti.

Semoga dengan adanya penjelasan dari pakar ini mampu menepis isu yang beredar yang tidak berdasar sama sekali, sehingga menjadikan ketenangan kepada semua pihak untuk mencermati reaksi alam dengan arif dan bijaksana

Jumat, 11 Maret 2011

Terjangan Tsunami Jepang

Dasyatnya Terjangan Tsunami Jepang Gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter yang mengguncang pesisir timur laut Jepang di Kepulauan Honshu, memicu gelombang dahsyat tsunami setinggi empat hingga 10 meter. Foto-foto ini menggambarkan betapa luar biasanya kekuatan tsunami yang menyapu rumah, kendaraan, bahkan bangunan bertingkat yang ada di pesisir timur laut Jepang.


Penduduk yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi , untuk menghindari terjangan air.


Pesawat ringan dan mobil yang hanyut karena terjangan Tsunami di wilayah bandara Sendai Miyagi Jepang.

Rumah , Mobil Dan puing - puing lainnya setelah diterjang Tsunami


Gelombang Tsunami menerjang pemukiman penduduk di wilayah Natori , Miyagi Jepang


Bandara Sendai Miyagi Jepang bagian utara yang di terjang Tsunami




Kebakaran melanda kilang minyak Cosmo di kota Ichihara dekat Tokyo.

Rabu, 09 Maret 2011

Seorang perempuan bugil di depan Kampus UK Petra

Seorang perempuan bugil di depan Kampus UK Petra, kawasan Siwalankerto, Surabaya, tertangkap kamera ponsel. Wanita berkulit putih mulus yang diduga seorang mahasiswi tersebut motifnya sampai telanjang belum diketahui pasti.
Foto bugil yang menggegerkan sebut beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM), Selasa (8/3/2011). Sang pemotret wanita itu mengabadikan kejadian dari balik jendela mobil.

Ada dua foto yang beredar. Perempuan yang berpostur tinggi itu terkesan hendak masuk ke kampus, namun dihadang oleh petugas keamanan.

Yang pertama si perempuan yang dihadang satpam membelakangi kamera dan latar belakang kampus Petra terlihat. Bahkan kejadian itu juga disaksikan anak SD yang sedang melintas.

Di foto kedua, si perempuan telanjang itu digelandang keluar dari kampus. Sehingga bagian -maaf- alat vitalnya terlihat siapapun yang saat itu sedang melintas di depan kampus.

dikabarkan korban Perkosaan. Benarkah ?.

Siapa sebenarnya perempuan bugil di depan Kampus Petra tersebut masih misterius. Namun setelah fotonya beredar, muncul pesan yang menyatakan perempuan itu mahasiswi yang berhasil meloloskan dari upaya pemerkosaan.

Pesan singkat itu beredar di kalangan alumni kampus yang berada di kawasan Siwalankerto tersebut. Tidak jelas siapa sumber pengirimnya. “Saya dapat dari kawan, apa kejadian itu benar?” kata seorang alumni yang dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (8/3/2011).

Inilah bunyi pesan yang beredar berantai:

“Untuk Semua Alumni UKP mohon bantuan doa-nya buat..Seorang mahasiswi yang telah diperkosa melarikan diri saat pemerkosanya lengah.. Dia berlari ke satpam uk petra untuk lapor kejadian yg menimpanya tanpa menyadari dia masih dalam keadaan telanjang bulat..Moga pemerkosanya cepet ketangkep!! Ati2 UKP,ga aman galz,co2,saling jagain temen ce.nya ya.. Gbuu”

Sementara Humas UK Petra, Ajeng Dyah Puspitasari, belum bisa dikonfirmasi terkait beredarnya foto dan pesan berantai tersebut. Ponselnya saat dihubungi tidak mendapat jawaban, Pukul 19.30 Wib.

(detik.com)

Selasa, 08 Februari 2011

Hardisk Berkapasitas 1 Yottabytes

NSA sedang membangun sebuah ruangan seluas 92.903 m2 sebagai tempat
penyimpanan hardisk dengan biaya sekitar 2 milyar dollar. Rencananya
tempat ini nantinya mampu menyimpan data sebesar 1 Yottabytes yang diprediksi akan terealisasi pada tahun 2015.
Nah, pasti pada tanya Yottabytes kan?? Berapa besar sih 1 Yottabytes itu?

– 1.000 Gigabytes (GB) = 1 Terabytes (TB)
– 1.000 Terabytes (TB) = 1 Petabytes (PB)
– 1.000 Petabytes (PB) = 1 exabytes
– 1.000 Exabytes = 1 Zettabyte
– 1.000 Zettabytes = 1 Yottabytes

Gimana, sudah tahu sekarang berapa sih 1 Yottabytes? Yang pasti mungkin saja bisa menyimpan seluruh data yang ada di dunia ini.

Hardisk
sebesar itu tentu juga akan membuat kami membayangkan berapa banyak
hardisk yang dibutuhkan untuk mencapai kapasitas tersebut apabila
mereka menggunakan hardisk kapasitas 1 TB per buahnya. Kalau dihitung
mereka akan menggunakan sekitar 1.000 milyar hardisk.

Tetapi dari
yang kami baca, kemungkinan besar NSA menggunakan hardisk jauh lebih
besar mengingat NSA selalu menggunakan teknologi tercanggih yang
biasanya belum ada di pasaran seperti bisa saja mereka menggunakan
hardisk dengan kapasitas 25 -100 TB per buahnya.

Jumat, 04 Februari 2011

Android, iPhone Not moneyed its People

Android, iPhone Not moneyed its People
LONDON - Android smart phone turned out to be an alternative for people who can not afford to buy the iPhone. At least this conclusion drawn from research results MyPhoneDeals site.

Although Android smartphone sales continue to rise and occupy the second position under Nokia, but nearly one-third admitted Android users are still expecting afford to buy the iPhone.

"These data suggest that many users who expect to have the Android, but they also do not yet have an iPhone. We think that one problem is price," said a spokesman MyPhoneDeals, as quoted by PC Pro, on Friday (12/11/2010).

According to them, only approximately seven percent of iPhone users who plan to switch to Android handsets. The reluctance of fans to have a Android smartphone because they are not familiar with Android as a brand.

Of all respondents who were involved, only approximately 16 percent who claim to want to have a smartphone based on Android.

"Android still must face the challenge to build a 'brand image' among consumers, especially the women. For example, many consumers who want a HTC Desire HD, but most of them do not know if the phones based on Android," said the MyPhoneDeals.

It seems, continued their biggest problem is the Android-based smartphone is always 'romp' with the iPhone. As if Android is just imitators.

"Any what is done by the iPhone, their competitors would follow. This is a little more to build the iPhone's own image, as an innovative product," he said.